Ngopi Bareng Bupati, Ketua DPD PGSI Kabupaten Semarang Keluhkan Nasib Guru Swasta

- 7 Februari 2022, 10:00 WIB
Ilustrasi guru/Pikiran-rakyat.com/Ade Mamad
Ilustrasi guru/Pikiran-rakyat.com/Ade Mamad /

Portal Kudus - Pada 6 Februari 2022, Bupati Semarang mengadakan acara Ngopi Bareng Bupati di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang.

Dalam acara tersebut, Pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Semarang yang datang menyampaikan bahwa meminta perhatian dari pemkab.

Ketua DPD PGSI Kabupaten Semarang Shahibul Makmun mengatakan bahwa banyak guru swasta yang belum menerima insentif.

Dilansir PortalKudus.com dari Suara Merdeka dengan artikel berjudul 722 Guru Swasta di Kabupaten Semarang Belum Terima Insentif

Sampai saat ini, tercatat ada 5.059 orang guru dan karyawan swasta yang aktif tergabung dalam PGSI Kabupaten Semarang.

Shahibul menyampaikan bahwa 722 orang guru swasta belum menerima insentif.

“Harapannya, agar para guru yang juga berjuang mendidik siswa bisa mendapatkan insentif seperti yang lain,” kata Makmun.

Baca Juga: Blora Menyapa, Program Bupati Blora Dengarkan Aspirasi Warga di Desa

Sebagian diantaranya sudah menerima insentif dari Pemkab Semarang sebesar Rp 700 ribu/bulan.

Di lokasi yang sama, Makmun bersama pengurus PGSI Kabupaten Semarang kemarin menyerahkan data anggota PGSI kepada Bupati Semarang.

Baca Juga: Kelompok Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Gelar Vaksinasi, Dukung Pencegahan Covid-19

Menyikapi harapan pengurus PGSI Kabupaten Semarang, Bupati Ngesti Nugraha berjanji, bahwa Pemkab Semarang akan terus memperhatikan nasib para guru swasta.

Bila dihitung, paling tidak butuh tambahan dana sedikitnya Rp 5,9 miliar guna memenuhi kebutuhan insentif bagi guru yang belum menerimanya.

Baca Juga: Eksekusi Lahan Senilai Rp1,6 Miliyar, Proses oleh Pengadilan Agama Berjalan Lancar

“Insentif yang selama ini diberikan sudah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Ngesti Nugraha.

Sekretaris Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Gogo Widyatmoko menerangkan, jika kebijakan pemberian insentif bagi guru swasta termasuk madrasah juga menarik perhatian daerah lain.

“Ada beberapa daerah yang tertarik dengan kebijakan ini dan berkunjung ke sini. Kebijakan ini menunjukkan perhatian penuh Pemkab Semarang dalam memajukan pendidikan termasuk di sekolah swasta,” terang dia.***

Editor: Candra Kartiko Sari

Sumber: Suara Merdeka


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah