Kasus Campak Meningkat, Kenali Gelajanya

- 24 Januari 2023, 18:49 WIB
Kasus Campak Meningkat, Kenali Gelajanya
Kasus Campak Meningkat, Kenali Gelajanya /Pixabay

 

PortalKudus - Sepanjang tahun 2022, jumlah kasus campak yang terjadi di negara kita mengalami peningkatan sebanyak 32 kali lipat dibandingkan tahun 2021.
 
Kasus Campak Meningkat, artikel berikut ini menjelaskan gejala campak secara umum.
 
Apa saja gejala umum yang timbul karena penyakit campak yang harus kita ketahui.
Secara umum, Berikut ini merupakan gejala campak, yaitu: 
 
1. Mata merah dan sensitif terhadap cahaya, 
2. Menyerupai gejala pilek, batuk kering, dan sakit tenggorokan, 
3. Lemas dan letih, 
 
4. Demam tinggi, Sakit dan nyeri,
5. Kehilangan selera makan, 
6. Diare atau/dan muntah-muntah serta
7. Bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan.
 
Penyakit campak disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus. Penularannya melalui droplet, percikan ludah saat batuk, bersin, bicara, atau bisa melalui cairan hidung. Dan campak ini salah satu penyakit yang sangat menular.
 
Penyebab terjadinya wabah campak ini adalah terhambatnya target imunisasi dalam 2 tahun terakhir akibat COVID-19.
 
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko campak, adalah :
 
1. Belum Mendapatkan Vaksinasi,
 
2. Kekurangan Vitamin A
Kekurangan vitamin A dapat berisiko mengalami gejala dan komplikasi campak yang parah.
 
3. Bepergian ke Luar Negeri terutama bepergian ke Negara berkembang, di mana kondisi ini sering terjadi.
 
90 persen orang yang berinteraksi erat dengan penderita dapat tertular jika mereka tidak memiliki kekebalan terhadap campak. Kekebalan terbentuk dari imunisasi atau pernah terinfeksi virus campak sebelumnya.
 
Komplikasi dari campak umumnya berat terlebih jika menimpa anak dengan gizi yang buruk. Karena dapat menyebabkan diare berat, pneumonia (radang paru), radang otak dan Komplikasi lain seperti infeksi pada selaput mata yang berujung kebutaan.
 
Pencegahan campak hanya bisa dengan melakukan imunisasi. Orang Tua dihimbau untuk lebih memperhatikan Imunisasi campak untuk anak.***

Editor: Sugiharto

Sumber: kemenkes.go.id


Tags


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x