Mulai Hari Ini, Pemkab Semarang Terapkan PTM 50%

- 9 Februari 2022, 11:36 WIB
Siswa di SMP Negeri Bandungan Terpapar Covid-19, Pemkab Semarang Terapkan PTM 50 Persen
Siswa di SMP Negeri Bandungan Terpapar Covid-19, Pemkab Semarang Terapkan PTM 50 Persen /Humas Prov JATENG

Portal Kudus - Pada hari ini, 9 Februari 2022, Pemkab Semarang memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sebanyak 50%.

Akhir-akhir ini, Kabupaten Semarang mengalami peningkatan kasus positid Covid-19.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha, mangatakan bahwa salah satu kasusnya ditemukan di SMP Negeri di Kecamatan Bandungan.

Dilansir PortalKudus.com dari Suara Merdeka dengan artikel berjudul Mulai 9 Februari 2022, Pemkab Semarang Berlakukan PTM 50 Persen

“PTM 50 persen akan dilakukan mulai besok karena ada indikasi kasus positif di salah satu SMP di Bandungan. Orang tua siswa diminta untuk bisa memahami kondisi ini,” kata Ngesti Nugraha.

Dihadapan ASN yang mengikuti apel, dirinya kembali mengingatkan untuk terus memperketat penerapan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Binda Jateng Gelar Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun di Berbagai Lokasi di Jawa Tengah

Hal itu ditegaskannya seiring dengan bertambahnya angka kasus aktif Covid-19 di Bumi Serasi pada Februari ini.

Terpisah, Kepala Disdikbudpora Sukaton Purtomo ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya temuan suspek Covid-19 pada salah satu SMP Negeri di Bandungan.

Baca Juga: Gus Hanies Sambangi Rumah Melisa, Penerima Beasiswa dari Pemkab Rembang

Pihaknya sedang menyiapkan surat edaran terkait pelaksanaan PTM 50 persen di seluruh sekolah di bawah pengawasan Disdikbudpora.

“PTM di sekolah yang dimaksud akan ditutup selama sepekan. Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk melakukan treking dan testing 600 peserta didik disana secara sampling,” beber Sukaton.

Camat Bandungan, Anang Sukoco menambahkan, bila temuan indikasi kasus positif Covid-19 pada salah satu SMP Negeri di Bandungan berwal, adanya siswa yang sakit, Sabtu (5/2) kemarin.

Baca Juga: Bupati Blora H Arief Rohman Minta Tim Penggerak PKK Ikut Kawal Pencegahan Kasus Covid-19

Siswa itu kemudian diuji usap antigen oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Jimbaran dan hasilnya menunjukkan reaktif.

Senin (7/2) pagi, ditindaklanjuti dengan uji usap dengan sasaran seluruh siswa di sekolah yang sama, dari upaya testing itu menunjukkan hasil ada enam orang siswa yang reaktif.

“PCR untuk tujuh orang siswa dilakukan Puskesmas Jimbaran. Kebijakan PTM menyesuaikan dengan keputusan Dinas Pendidikan,” imbuhnya.***

Editor: Candra Kartiko Sari

Sumber: Suara Merdeka


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah