Sejumlah Proyek Pembangunan di Jawa Tengah akan dipercepat, Tol Semarang-Demak Mulai dikebut

15 Mei 2022, 06:00 WIB
Proyek tol Semarang-Demak Seksi II /(Instagram @provjateng)

Portal Kudus - Dalam siaran pers yang dilansir oleh muria.suaramerdeka.com, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan telah menggelar rapat koordinasi guna realisasi percepatan sejumlah proyek pembangunan di Jawa Tengah.

Rapat Koordinasi bersama para Pimpinan Kementerian/Lembaga terkait dan Gubernur Jawa Tengah pada Rabu, 11 Mei 2022 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

Proyek pembangungan seperti pembangunan jalan tol Semarang-Demak dan Bendung Karangnongko Sungai Bengawan Solo di perbatasan Provinsi Jateng-Jatim di Kabupaten Blora.

Dilansir PortalKudus.com dari berita Suara Merdeka Muria berjudul Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Dipercepat, Pembebasan Tanah Bendung Karangnongko Blora Tuntas Tahun Ini

Percepatan pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta juga akan dilakukan tahun 2022 ini.

Baca Juga: Kasus Hilangnya Dana PIP Siswa SD Ngulahan Rembang di ATM, Pihak Bank Bersuara

Sejumlah proyek nasional di Jateng telah ditetapkan dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019.

''Rakor ini ditujukan untuk membahas upaya akselarasi penyelesaian proyek-proyek di Jawa Tengah hingga tahun 2024, serta memastikan ketersediaan alokasi anggaran pada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,” ujar Menko Airlangga dalam siaran pers Kementerian koordinator bidang perekonomian 11 Mei 2022.

Menko Perekonomian memaparkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan KPPIP terhadap 270 Proyek/Program yang termasuk dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019 dengan nilai investasi sebesar Rp354Triliun.

Menko Perekonomian memberikan beberapa arahan strategis untuk mempercepat penyelesaian proyek, dan menyelesaikan berbagai permasalahan dalam pelaksanaan proyek, antara lain proyek-proyek:

Pembangunan Pipa Gas Transmisi Cirebon – Semarang telah dialokasikan pendanaan hingga tahun 2023 oleh Kementerian ESDM sebesar Rp1,2Triliun, diarahkan agar Kementerian ESDM segera menyelesaikan pembangunan di tahun 2023;
Pembangunan Jalan Tol Ruas Bawen-Yogya dan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo–Yogya telah dialokasikan pendanaan pengadaan tanahnya melalui LMAN pada tahun 2022 senilai Rp6,5Triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengarahkan agar kebutuhan sisa dana untuk pengadaan tanah dapat diselesaikan di tahun 2023 sehingga pembangunan konstruksi dapat diselesaikan di tahun 2024 atau maksimal di tahun 2025.

Baca Juga: Waspada Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak, Dinas Pertanian Kabupaten Kudus Beri Himbauan

Penyelesaian Pembangunan SPAM Regional Keburejo membutuhkan kontribusi APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2023. Gubernur Jawa Tengah berkomitmen untuk menganggarkan APBD sejalan dengan progress pembangunan IPA dan WTP dari Kementerian PUPR.

Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko (Wilayah Jateng) perlu dilakukan percepatan pembebasan lahan oleh Pemerintah Daerah, terutama di tahun 2022 dapat dilaksanakan untuk badan bendungannya sehingga Kementerian PUPR dapat mengalokasikan konstruksi mulai tahun 2023. Sisa kebutuhan anggaran akan didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat;

Pembangunan KI Brebes, Kab. Brebes saat ini didorong untuk tetap dilaksanakan dengan skema yang berbeda yaitu melalui skema business to business (pendanaan swasta).

Mendorong percepatan penyelesaian Pembangunan Bendung Karet Sungai Bodri, Kab. Kendal pada tahun 2024 dalam rangka mendukung KEK Kendal dan KIT Batang.

Baca Juga: Lagi, Terjadi Kecelakaan di Jalan Pantura Rembang, Truk Menabrak Sepeda Motor

Mendorong percepatan pembangunan Pasar Rakyat di Kabupaten Magelang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pemalang, sehingga dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat dan mendukung pertumbuhan Usaha Kecil Menengah di beberapa Kabupaten tersebut.

Dalam rapat ini Menko Perekonomian juga menyampaikan arahan terkait upaya percepatan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak yang saat ini masih terkendala oleh adanya isu tanah musnah dalam trase jalan tol tersebut.

“Kemenko Perekonomian bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian ATR/BPN akan segera menyelesaikan upaya percepatan penyelesaian tanah musnah dalam pembangunan Jalan Tol Semarang-demak, baik secara regulasi maupun teknis pelaksanaannya,” ujar Menko Airlangga.***

Editor: Candra Kartiko Sari

Sumber: Suara Merdeka Muria

Tags

Terkini

Terpopuler