10 Contoh Soal Essay Pendapatan Nasional dan Jawabannya Mapel Ekonomi Kelas 11 SMA

- 26 Juli 2022, 21:25 WIB
Ilustrasi 10 Contoh Soal Essay Pendapatan Nasional dan Jawabannya Mapel Ekonomi Kelas 11 SMA
Ilustrasi 10 Contoh Soal Essay Pendapatan Nasional dan Jawabannya Mapel Ekonomi Kelas 11 SMA //PIXABAY/ID

Portal Kudus - Akan disajikan 10 contoh soal essay pendapatan nasional dan jawabannya dalam artikel berikut ini.

10 contoh soal essay pendapatan nasional dan jawabannya berikut ini dapat digunakan guru untuk memberikan latihan soal sebagai pendalaman materi.

Selain itu, 10 contoh soal essay pendapatan nasional dan jawabannya juga dapat digunakan oleh peserta didik untuk mendalami materi Ekonomi saat di rumah.

Dengan berlatih 10 contoh soal essay pendapatan nasional dan jawabannya dalam artikel berikut ini, diharapkan siswa menjadi terbiasa dengan soal-soal yang nantinya diterima saat UTS ataupun UAS.

Baca Juga: 30 Contoh Soal Pendapatan Nasional dan Jawabannya, Latihan Soal Ekonomi Kelas 11 SMA

Simak 10 contoh soal essay pendapatan nasional dan jawabanny berikut ini yang dilansir Portal Kudus dari berbagai sumber.

Jawablah soal-soal berikut ini dengan jawaban yang benar dan tepat!

1. Jelaskan pengertian pendapatan nasional!

Jawaban:
Pendapatan nasional secara sederhana dapat diartikan sebagai jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu (biasanya satu tahun).

2. Apa peran penting pendapatan nasional bagi suatu negara?

Jawaban:
Pendapatan nasional menggambarkan tingkat produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam kurun waktu satu tahun tertentu.

Dengan demikian pendapatan nasional mempunyai peran penting dalam menggambarkan tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai serta perubahan dan pertumbuhannya dari tahun ke tahun.

3. Jelaskan apa manfaat dan tujuan mempelajari pendapatan nasional?

Jawaban:
Manfaat dari mempelajari pendapatan nasional yaitu sebagai berikut.

a. Mengetahui dan menganalisis struktur ekonomi suatu negara apakah struktur ekonomi industri, agraris, atau jasa.

b. Membandingkan keadaan perekonomian dari waktu ke waktu karena pendapatan nasional dicatat setiap tahun.

c. Membandingkan perekonomian antarnegara di dunia.

d. Pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi nasional.

Jadi tujuan mempelajari pendapatan nasional adalah untuk mengetahui kemajuan perekonomian masyarakat dan hal-hal berikut, yaitu:

a. Memperoleh taksiran akurat mengenai nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam satu tahun.

b. Membantu membuat rencana dan melaksanakan program pembangunan berjangka untuk mencapai tujuan pembangunan.

c. Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat perekonomian suatu negara.

4. Sebutkan dan jelaskan secara singkat konsep-konsep pendapatan nasional!

Jawaban:
Konsep-konsep Pendapatan Nasional:

a. PDB (GDP) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun, termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. GDP bersifat bruto/kotor.

b. PDRB (GRDP) adalah menghitung pendapatan nasional dalam lingkup wilayah atau daerah.

c. PNB (GNP) adalah jumlah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara dalam waktu satu tahun termasuk barang dan jasa yang dihasilkan warga negara yang berada di luar negeri.

d. PNN (NNP) adalah hasil produksi yang dihasilkan oleh suatu negara setelah dikurangi penyusutan barang modal.

e. NNI adalah NNP setelah dikurangi dengan pajak tidak langsung.

f. PI adalah pendapatan yang secara formal diterima oleh masyarakat.

g. DI adalah pendapatan yang benar-benar diterima oleh masyarakat dan siap untuk dibelanjakan.

5. Sebutkan rumus-rumus konsep pendapatan nasional!

Jawaban:
Rumus-Rumus Konsep Pendapatan Nasional yaitu:

a. GNP = GDP – Faktor Neto Luar Negeri

b. NNP = GNP – (penyusutan + pengganti barang modal)

c. NNI = NNP – pajak tidak langsung + subsidi

d. PI = NNI + transfer payment – (pajak perseroan + laba ditahan + iuran jaminan sosial + iuran asuransi)

e. DI = PI – pajak langsung

6. Apa yang kamu ketahui tentang Produk Nasional Bruto?

Jawaban:
Produk Nasional Bruto adalah jumlah seluruh produk barang dan jasa suatu negara dalam satu tahun, yang meliputi barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara (nasional) baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam pengertian ini, barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan asing yang berada di dalam negeri tidak diperhitungkan.

7. Sebutkan dan jelaskan tiga pendekatan dalam menghitung pendapatan nasional!

Jawaban:
Ada tiga pendekatan dalam menghitung pendapatan nasional yaitu pendekatan produksi, pendekatan pendapatan dan pendekatan pengeluaran.

• Pendekatan Produksi (Production Approach) yaitu dengan menjumlahkan nilai produksi tiap-tiap sektor ekonomi atau dengan menjumlahkan secara keseluruhan nilai tambah (value added) dari semua kegiatan ekonomi yang dihasilkan perusahaan.

• Pendekatan Pendapatan (Income Approach) yaitu dengan cara menjumlahkan seluruh penerimaan atas faktor produksi, sebagai berikut:

a. Upah/gaji sebagai penerimaan bagi tenaga tenaga kerja.

b. Sewa sebagai penerimaan pagi pemilik properti.

c. Bunga sebagai penerimaan bagi pemilik modal.

d. Laba sebagai imbalan atas kerjanya sebagai pengusaha yang di dalamnya termasuk deviden.

• Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach) yaitu dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh para penerima pendapatan seperti rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, rumah tangga negara, dan masyarakat luar negeri.

8. Jelaskan pengertian pendapatan per kapita!

Jawaban:
Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara selama periode tertentu.

Pendapatan per kapita menunjukkan kemampuan yang nyata dari suatu bangsa dalam menghasilkan barang dan jasa dan kenikmatan yang diperoleh setiap penduduk. Hasil penghitungan pendapatan per kapita sebenarnya tidak dapat secara langsung digunakan untuk mengukur tingkat kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara. Hal ini disebabkan pendapatan per kapita kurang memerhatikan aspek distribusi pendapatan

9. Apa manfaat dari penghitungan pendapatan per kapita?

Jawaban:
Manfaat penghitungan pendapatan per kapita meliputi hal-hal berikut ini:

a. Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun.

b. Untuk mengetahui tingkat produktivitas suatu negara.

c. Pedoman pengambilan kebijakan dalam bidang ekonomi.

10. Apa tolok ukur untuk mengetahui kemerataan pendapatan nasional?

Jawaban:
Ada dua tolok ukur untuk mengetahui kemerataan pendapatan yaitu: Rasio Indek Gini biasa disebut Koefisien Gini dan Kriteria Bank Dunia dalam menghitung persentase distribusi pendapatan.

a. Rasio Indek Gini biasa disebut Koefisien Gini.

Koefisien gini adalah ukuran ketimpangan atau ketidakmerataan pendapatan suatu negara. Angka koefisien gini berkisar antara 0-1. Semakin kecil koefisien gini, semakin merata distribusi pendapatannya. Semakin besar koefisien gini atau mendekati 1, semakin tidak merata pendapatannya.

Nilai Rasio Indeks Gini / Koefisien Gini dapat digambarkan dalam bentuk kurva yang disebut Kurva Lorenz.

Kurva Lorenz adalah kurva yang menujukkan perbandingan persentase pendapatan yang diperoleh dengan persentase jumlah penduduk. Jika garis Kurva Lorenz mendekati garis diagonal, maka distribusi pendapatan semakin merata, artinya pendapatan nasional yang diterima suatu negara dapat secara merata dirasakan oleh masyarakat. Sebaliknya semakin menjauh garis Kurva Lorenz dari garis diagonal, semakin tidak merata distribusi pendapatan.

b. Kriteria Bank Dunia dalam menghitung persentase distribusi pendapatan, menurut Kriteria Bank Dunia yang menjadi patokan adalah 40% penduduk termiskin kriterianya sebagai berikut.

1) Jika 40% penduduk termiskin menikmati < 12% pendapatan nasional maka ketimpangan tinggi.

2) Jika 40% penduduk termiskin menikmati 12% - 17% pendapatan nasional, maka ketimpangan sedang.

3) Jika 40% penduduk termiskin menikmati > 17% pendapatan nasional, maka ketimpangan rendah.

Demikian 10 contoh soal essay pendapatan nasioal dan jawabannya. Semoga bermanfaat.***

Editor: Ahmad Khakim

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah