Siap Siaga Tanah Longsor, BPBD Kabupaten Semarang Pasang Early Warning System

- 5 November 2021, 14:20 WIB
Apel siaga bencana alam 2021 di lapangan Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur.
Apel siaga bencana alam 2021 di lapangan Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur. /Jatengprov.go.id/

Portal Kudus - Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang telah memasang lima unit alat early warning system (EWS) guna mengantisipasi terjadinya tanah longsor.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menyampaikan, selain pemasangan alat, pihaknya juga memberikan sosialisasi dan mitigasi bencana alam kepada masyarakat setempat.

“Kita sudah memasang alat EWS di lima titik rawan tanah longsor. Namun, sosialisasi kepada masyarakat setempat juga dilakukan guna membangun kesiapsiagaan,” kata Heru usai mengikuti pada 4 November 2021. 

Baca Juga: Tingkatkan Minat Baca, DPK Kabupaten Blora Buat Pelatihan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Menurutnya, meski telah memasang alat modern, pihaknya tetap mendorong tumbuhnya kewaspadaan warga terhadap bencana alam di wilayahnya.

Kearifan lokal warga mendeteksi terjadinya bencana alam dinilai lebih efektif.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-50 Tahu, Korpri Kabupaten Jepara Gelar Berbagai Kegiatan dan Lomba

“Alat komunikasi seperti kentongan masih cukup efektif di kala terjadi bencana yang dibarengi listrik padam,” kata Heru.

Kapolres Semarang AKBP Yovan mengatakan, berdasarkan prakiran BMKG, akan terjadi peningkatan curah hujan sampai Januari 2022 mendatang.

Sedangkan kondisi geografis Kabupaten Semarang menyimpan potensi kerawanan bencana alam hidrometeorologis, yakni banjir, tanah longsor, dan angin ribut.

Halaman:

Editor: Candra Kartiko Sari

Sumber: Jatengprov.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x